Tiba-tiba viral beberapa video terkait mahasiswa dan Khilafah. Baik video lama yang anehnya viralnya sekarang, maupun video yang sengaja dibuat untuk membenturkan perjuangan khilafah yang dilakukan oleh mahasiswa dengan para pejuang kemerdekaan negeri ini.

Bagaimana kita menyikapi hal ini?

Simak wawancara singkat kami berikut ini dengan Ipank Fatin A, selaku Direktur Eksekutif Muda Muslim Analyze Institute;

1. Beberapa waktu belakangan ini ramai di media sosial beberapa video mengenai mahasiswa dan kaitannya dengan ide Khilafah. Bagaimana pandangan Anda terkait hal ini?

Alhamdulillah, artinya perjuangan mahasiswa Islam yang mengusung alternatif solusi bagi negeri ini mulai direspon serius oleh netizen. Terlepas dari adanya skenario jahat atau tidak dibalik viralnya video-video tsb.

Fakta menunjukkan bahwa makin hari opini perjuangan Khilafah semakin menggaung dan menemukan bargaining di kampus. Hal ini sebetulnya tidak mengherankan, setidaknya karena 2 hal :

Pertama, Kampus sebagai pusat produksi gagasan dan ide membuat para mahasiswa mengkaji tentang gagasan dan ide-ide sebagai bagian dari tugas intelektual. Pengkajian ini yang membuat mahasiswa Islam melihat keunggulan dan rasionalitas gagasan Islam.

Kedua, kondisi negeri yang memprihatinkan akibat penerapan neoliberalisme yang makin mengokohkan neoimperialisme, yang berakibat pada problem di segala sendi kehidupan. Maka, gagasan untuk memberikan solusi tentu menjadikan kewajiban bagi kaum intelektual, terlebih bagi mahasiswa Islam.

2. Ide Khilafah semakin dikenal khususnya di kalangan kampus melalui video-video tsb. Mungkinkah ide ini akan menjadi wacana intelektual yang didiskusikan di mimbar kampus?

Harusnya demikian, karena kampus sebagai Wahana intelektual, tempat produksi berbagai gagasan dan ide, menjadikan kampus sebagai wadah tepat untuk memberikan kontribusi intelektual atas berbagai problematika dan tantangan zaman.

Harusnya kajian dan Diskursus gagasan disupport penuh oleh pihak kampus, bukan malah dikekang dan dilarang. Apalagi gagasan Khilafah merupakan ajaran Islam, yang telah banyak dikemukakan oleh para ulama.

3. Bagaimana seharusnya para pengemban ide Khilafah menyikapi dinamika saat ini dimana ide Khilafah tdk hanya mendapat pendukung, namun jg penentang?

Sebuah keniscayaan bahwa perjuangan Kebenaran akan dihadang oleh para pengemban kebatilan.
Perjuangan Khilafah yang merupakan perjuangan Islam adalah kemuliaan bagi jatidiri seorang muslim, termasuk bagi mahasiswa dan intelektual.
Maka, perjuangan tidak boleh padam hanya karena tantangan yang menghadang. Justru bukankah hal tersebut yang membuat perjuangan makin menarik dan mengangkat derajat kita?!
Tidak boleh takut dalam suara perjuangan, karena memang target para penghadang adalah agar seruan perjuangan ini berhenti. Bahkan bisa jadi rekayasa menentang perjuangan merupakan bagian dari program de-perjuangan-isasi yang menginginkan kita tidak lagi tegas menyampaikan ide khilafah.

Terakhir, harus diingat, sebagai intelektual Muslim dan mahasiswa Islam, kewajiban mengkaji harus senantiasa hidup, kemudian mengemban gagasan tersebut untuk memberikan kontribusi atas problematika dan tantangan zaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here